Rabu, 09 Januari 2019

"MOVE ON"

(Dari alam fana menuju surga!)




[TRAVEL TIME 2]
"MOVE ON" 

Ingat sekali lagi sabda Nabi Shollallahu 'alaihi wa sallam yang disebutkan oleh salah serang sahabat,

"Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik."
 (HR. Ahmad 5: 363. Syaikh Syu'aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadist ini shahih. Syaikh Salim bin 'Ied Al Hilali berkata bahwa sanad hadist ini shahih. adapun tidak disebutnya nama sahabat tetap tidak mencacati hadist tersebut karena seluruh sahabat itu 'udul yaitu baik).

Setiap mendengar kata Move On, meninggalkan atau yang lainnya sering keinget sama masa-masa pas lagi mati-matian belajar buat ninggalin yang namanya musik. Kenapa yang keinget moment ini? Iyaaa karena ini tu menurut aku lumayan beraaaaatt buat ngelakuin dan ngewujudinnya.

Pernah denger sebutan "Musik Islami", ngga? Nah itu tuh, aku susah banget move on sama yang itu.

Dulu sekali, selalu ada alasan yang aku kasih kalau ada temen yang nasehatin buat ninggalin musik. Butuh waktu lama buat ninggalin yang satu ini. Aku butuh waktu sekitar dua tahun buat bener-bener ngilangin segala yang berbau musik di memori hpku, menahan diri buat nggak liat di youtube atau di tempet lain.

Mungkin waktu itu hati ku ketutup banget, beberapa dalil dan hadist tentang haramnya musik yang disampaiin temen-temen aku nggak aku gubris sama sekali, aku nggak peduli aja (Kalian nggak boleh kayak gini, aku cuma berbagi pengalaman. Kalian WAJIB tunduk sama Al Quran dan Sunnah/Hadist).

Sampai ada satu hadist nih, sebenernya aku udah beberapa kali baca taapi acuh. Terus nggak tahu kenapa hari itu aku baca hadist itu berulang-ulang dan ngebuat aku sadar. Ketampar, takut, malu itu rasanya jadi satu.

"Akan ada kaum dari umatku yang menghalalkan zina dan sutera, khamar dan musik."
(HR. Bukhari, no 5590)

Aku nggak mau jadi bagian dari kaum kayak gitu! Jadilah aku memilih move on.

Sederhana banget kan kelihatannya? Ketemu hadist terus sadar. Kayak di film-film itu. Duh, kalian jangan lupa kalau aku butuh waktu dua tahun. Aku yakin kalian mengakui kalau ini nggak sesederhana itu.

Mungkin kalian sedang mengalaminya. Saranku sesulit apapun kalian mencoba meninggalkannya segera lakukan. Tinggalkan apapun alasannya!

Bangka Island | 20180105
{Love}
Fitri Wulandari



 

Sabtu, 02 September 2017

"Kamu adalah Apa yang Kamu Pikirkan"

"Kamu adalah Apa yang Kamu Pikirkan"


Assalamu'alaykum, haiiii???

Pernah nggak sih terlintas di benak kita sebuah pemikiran 'ah, akhirnya aku bisa berada di sini' atau 'nggak nyangka banget aku bisa sekolah di sini' ???
Nah tahu nggak kalau sebenarnya apa yang kita peroleh hari ini adalah hasil mainset dan motivasi dari dalam diri kita. Itu adalah sebuah hal yang terus kita tanamkan dalam diri kita sehingga kita menjadi semakin bersemangat untuk mencapainya.

Pasti di antara kita pernah mempunyai keinginan yang sangat besar, misalnya aku pengen pergi ke Raja Ampat tanpa bayar sepeserpun. Ketika kita berkeinginan ke sana tapi nggak mau ngeluarin biaya pasti secara otomatis kita akan berusaha sekuat tenaga mencari jalan. Misalnya dengan ikut lomba atau kegiatan nasional yang destinasi lombanya ke sana. Dan pada akhirnya suatu saat kita bisa mewujudkannya. Aamiin.

Aku juga mau sharing sedikit tentang pengalaman aku nih mengenai "Bahwa kamu adalah apa yang kamu pikirkan". Pernah ngalamin? Bener banget! 

Aku udah buktiin tentang tulisan aku ini. Apa ya? First, aku pengen nama aku tertulis di sebuah buku terbitan well apapun itu, baik antologi atau apalah yang intinya diterbitkan oleh penerbit. Dan Alhamdulillah, Allah selalu mengabulkan apa yang hambanya pikirkan. Kedua, aku tuh pengen banget kuliah di fakultas keguruan dan lagi-lagi Allah itu baiiiiiiiiikkk banget. Dia menajadikan nyata apa yang diharapakan hambanya di setiap doa.

Tapi kita tidak boleh lupa hal lain yang pastinya bisa ngedukung terwujudnya keinginan kita. Yang paling utama itu doa, kita sebagai manusia hanya mampu berencana selanjutnya Allah yang menentukan. Kalau Allah berkata "ya Aku kabulkan doamu" maka kita harus bersyukur dengan sebaik-baik syukur. Tapi kita tidak boleh menyerah ketika Allah bilang, "Sabar dulu wahai hamba-Ku, Aku punya yang lebih baik". Allah itu Maha Mendengar, semua doa kita didengar kita hanya diminta untuk bersabar dan berdoa hingga Allah memberikan yang terbaik untuk kita.

Terus jangan sampai lengah, usaha usaha usaha. Allah itu Maha Melihat, Dia melihat seberapa keras usaha kita. Allah tahu apa yang kita butuhkan, Allah akan ngasih itu kalau yang kita inginkan adalah hal yang baik.

Dan pastinya kita harus yakin. Yakin bahwa kita sudah melakukan semuanya sudah kita lakukan di jalan yang benar dan dengan tujuan yang benar. Nah, kalau kita udah yakin maka kita tinggal nunggu aja istilahnya kita tawakkal, sambil berdoa sebanyak-banyaknya.

Jadi, ayo!!! Jangan takut untuk bermimpi jangan takut untuk merancang apa saja yang kalian targetkan di masa depan. Selagi kita masih bisa berencana, setelahnya kita tinggal berusaha dan bertawakal pada Allah Subhnahu Wa Ta'ala.

Barakallahu fiik!
😊